SumutOnline Advertise

“Perang” Berlian Alami di Karpet Merah Met Gala 2026

Doja Cat dengan sepasang anting berbentuk bunga dari Leviev Diamonds, Isha Ambani berkilau dengan 150 karat berlian potongan tambang kuno, Rihanna memimpin tren ini dengan sepasang anting-anting berlian langka dari era Moghul Golconda. (Foto : Ist)

New York, Sumol - Met Gala 2026 yang merayakan “Seni Kostum” berlangsung di Metropolitan Museum of Art di Kota New York, mempertemukan tokoh-tokoh terkemuka dari seluruh dunia untuk sebuah malam yang tak terlupakan. Para bintang papan atas masa kini mengekspresikan kepribadian dan kepercayaan diri mereka dengan berlian alami .

Para penentu tren ini memamerkan tampilan perhiasan berlian paling klasik, elegan, dan khas musim ini. Di bawah ini, A Diamond is Forever menyoroti tren menonjol dari acara tersebut.

Permata Gurun

Permata gurun muncul sebagai tema menonjol di karpet merah Met Gala, dengan beragam warna dalam pengaturan yang unik menjadi sorotan.

Rihanna memimpin tren ini dengan sepasang anting-anting berlian cokelat-kuning langka dari era Moghul Golconda karya Glenn Spiro, yang menampilkan dua berlian alami berbentuk pir dengan total 51,9 karat.

Doja Cat memadukan penampilannya yang serba nude dengan sepasang anting berbentuk bunga dari Leviev Diamonds, sementara Paloma Elsesser tampil mencolok dengan kalung berlian 29,5 karat karya Bernard James, yang berpusat pada berlian alami berbentuk pir berwarna kuning muda fancy seberat 15 karat.

Cara Delevingne mengenakan cincin De Beers London Forces of Nature High Jewelry, yang menampilkan berlian kuning berbentuk marquise sebagai mata, sementara Emma Chamberlain memilih anting-anting berlian kuning dan putih karya Chopard, yang menegaskan daya tarik warna berlian hangat yang tak lekang oleh waktu.

Anting Berlian yang Memukau

Beragam siluet menawan menjadi ciri khas anting berlian alami yang memeriahkan karpet merah Met Gala. Zoë Kravitz menghadirkan sentuhan modern dengan anting berlian berbentuk bunga berukuran besar karya Jessica McCormack. Chase Sui Wonders memilih anting Sea Fan dari Jean Schlumberger by Tiffany & Co., yang menambahkan elemen seni pahatan pada penampilannya. Gracie Abrams memilih anting-anting Chanel yang bergoyang lembut, menambahkan kesan keluwesan yang halus, sementara Connor Storrie memilih anting-anting lingkaran sederhana dari Tiffany & Co., memperkuat daya tarik bersih dan abadi berlian alami.

Momen Berlian yang Menonjol

Berlian alami muncul dalam cara-cara yang personal, tidak konvensional, dan memikat, menghadirkan momen kejutan dan kekaguman. Pasangan berpengaruh Beyoncé dan Jay-Z mewakili tren ini dengan Beyoncé mengenakan kalung Queen of Kalahari dari Chopard, yang dinamai sesuai dengan berlian langka 342 karat yang menyediakan 23 batu untuk koleksi Garden of Kalahari Chopard. Jay-Z turut menyempurnakan narasi dengan bros berlian vintage karya Briony Raymond yang dikenakan di kerah sebagai penempatan tak terduga yang menonjolkan fleksibilitas perhiasan tersebut.

Isha Ambani menjadikan penataan berlian sebagai bentuk seni tersendiri, mengenakan perhiasan berlian miliknya sendiri yang menampilkan sekitar 150 karat berlian potongan tambang kuno, termasuk kalung tiga untai dan anting-anting chandelier, sambil juga menyematkan berlian yang dijahit langsung ke bagian dada sari-nya untuk mewakili momen-momen penting dalam hidupnya.

Secara keseluruhan, penampilan-penampilan ini menandai pergeseran ke arah berlian alami sebagai sarana ekspresi diri, yang dipadukan dengan penuh pertimbangan, keunikan, dan sentuhan kejutan.(UPL)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال