Pematangsiantar, Sumol - Lapangan Apel Polres Pematangsiantar terasa berbeda. Bukan sekadar apel rutin, suasana haru dan bangga menyelimuti wajah 62 personel kepolisian yang berbaris rapi. Di bawah kepemimpinan Kapolres Pematangsiantar, Ibu AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH, sebuah babak baru dalam karier mereka resmi dimulai melalui upacara Korps Raport kenaikan pangkat, Jumat (02/01/2026)
Dalam amanatnya yang menyentuh, AKBP Sah Udur mengingatkan bahwa pangkat yang kini menempel di pundak bukanlah sebuah hadiah jatuh dari langit atau sekadar hak rutin.
"Kenaikan pangkat adalah buah dari tetesan keringat, disiplin, dan dedikasi yang tak kenal lelah. Ini adalah amanah yang menuntut profesionalisme lebih tinggi. Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawab untuk melayani dan mengayomi masyarakat dengan hati," ujar AKBP Sah Udur dengan nada tegas namun penuh keibuan.
Momen paling emosional terjadi usai upacara formal. Sesuai tradisi yang kental dengan nilai filosofis, ke-62 personel tersebut menjalani ritual mandi bunga. Air kembang yang diguyurkan bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk rasa syukur dan penyucian diri.
Tradisi ini melambangkan harapan agar para personel tetap rendah hati dan "harum" dalam pengabdiannya di tengah masyarakat. Sorot mata para personel, mulai dari pangkat Briptu hingga Kompol, memancarkan kesiapan untuk memikul beban tugas yang lebih berat demi keamanan Kota Pematangsiantar.
Acara ditutup dengan jabat tangan hangat dari Kapolres yang diikuti oleh Wakapolres KOMPOL Budiono Saputro serta jajaran Pejabat Utama lainnya. Senyum sumringah terpancar dari wajah para personel, menandakan semangat baru untuk mengawali tahun 2026 dengan pengabdian yang lebih tulus.
Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi seluruh anggota Polres Pematangsiantar untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga, menjunjung tinggi integritas, dan menjaga kehormatan institusi Polri.(DHO)
Dalam amanatnya yang menyentuh, AKBP Sah Udur mengingatkan bahwa pangkat yang kini menempel di pundak bukanlah sebuah hadiah jatuh dari langit atau sekadar hak rutin.
"Kenaikan pangkat adalah buah dari tetesan keringat, disiplin, dan dedikasi yang tak kenal lelah. Ini adalah amanah yang menuntut profesionalisme lebih tinggi. Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawab untuk melayani dan mengayomi masyarakat dengan hati," ujar AKBP Sah Udur dengan nada tegas namun penuh keibuan.
Momen paling emosional terjadi usai upacara formal. Sesuai tradisi yang kental dengan nilai filosofis, ke-62 personel tersebut menjalani ritual mandi bunga. Air kembang yang diguyurkan bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk rasa syukur dan penyucian diri.
Tradisi ini melambangkan harapan agar para personel tetap rendah hati dan "harum" dalam pengabdiannya di tengah masyarakat. Sorot mata para personel, mulai dari pangkat Briptu hingga Kompol, memancarkan kesiapan untuk memikul beban tugas yang lebih berat demi keamanan Kota Pematangsiantar.
Acara ditutup dengan jabat tangan hangat dari Kapolres yang diikuti oleh Wakapolres KOMPOL Budiono Saputro serta jajaran Pejabat Utama lainnya. Senyum sumringah terpancar dari wajah para personel, menandakan semangat baru untuk mengawali tahun 2026 dengan pengabdian yang lebih tulus.
Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi seluruh anggota Polres Pematangsiantar untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga, menjunjung tinggi integritas, dan menjaga kehormatan institusi Polri.(DHO)

