Highlight

6/random/ticker-posts

Header Ads Widget

sumutonline'

Novel Baswedan Kembali Bekerja Di KPK, Sinyal Perang Terhadap Koruptor.

Medan~SumutOnline. Teror penyerangan menggunakan Air keras yang dialaminya pada 11/4/2017 lalu tak menyurutkan semangatnya memberantas kasus korupsi di negeri ini. Hari ini Jum'at 27/7/2018 Novel Baswedan kembali datang dan bekerja dikantor yang telah setahun ditinggalkannya pasca pemulihan luka wajah akibat penyiraman yang dilakukan OTK. 

Pantauan wartawan, Novel menyambangi kantornya dijalan Rasuna Said jum'at pagi pukul 08.10 Wib. Menggunakan pakaian Coklat dan celana Hitam. Kedatangan Novel tampak disambut oleh ketua KPK Agus Raharjo dan Wakilnya Saut Situmorang. Selain itu mantan Pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto juga tampak hadir menemani Novel datang ke lembaga anti Rasuah itu.

"Selamat datang kembali, Kami terima sepenuh hati, tetap bekerjadi tempat semula tanpa ada mutasi" kata Agus Raharjo.

Sebelum mendatangi kantornya novel mengaku Ia telah melakukan komunikasi dengan pejabat KPK aktif dan bertanya kasus mana yang harus segera dituntaskan.

"ketika pertama kali masuk saya komunikasi dengan kawan-kawan Di KPK dan menginventarisir masalah-masalah yang belum terselesaikan,apa yang harus diselesaikan terutama dibagian tugas saya, karna kedepannya ini akan menjadi pekerjaan sehari-hari saya" terang novel.

Novel baswedan yang diketahui menjabat sebagai Ka Satgas Penindakan di Direktorat Penyidikan Kedeputian Penindakan KPK juga merupakan penyidik Senior di KPK, adalah pejabat utama yang dikenal salah satu yang paling berani di KPK,bahkan menolak ketika Ia hendak di tarik oleh institusinya (Polri-red) untuk dikembalikan ke "asalnya".

Mengenai Kasus Novel yang belum Terselesaikan..???

11 April 2017 Saat hendak pulang dari melakukan ibadahnya sholat subuh di masjid dekat rumahnya , Novel di datangi oleh dua orang pemuda yang langsung menyiramkan air keras ke wajahnya. 16 bulan lamanya novel menjalani masa penyembuhan namun pelaku hingga kini belum juga tertangkap.

Dikonfirmasi Perihal lambat dan cenderung diabaikan kasus tersebut Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Mulyono membantah hal tersebut,  menurutnya penyelidikan dan penyebaran sketsa wajah pelaku sudah kita lakukan namun hingga saat ini pelaku memang belum tertangkap.(Ryn)