SumutOnline Advertise

Tinggi Sampah 30 Meter, Pemko Medan Gandeng Pabrik Pengelolaan Sampah Modern di TPA Terjun

Kondisi TPA Terjun sudah cukup memprihatinkan. Jika dahulu tumpukan sampah hanya beberapa meter, kini tumpukan sampah yang telah menggunung itu sudah mencapai ketinggian 30 meter. (Foto: Dok Pemko Medan)

Medan, Sumol - Persoalan sampah di kota Medan menjadi perhatian serius dimasa kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap. Rencana besar dalam hal pengelolaan sampah modern terus dimatangkan oleh Pemko Medan.

Hal ini diketahui saat Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Terjun di Kecamatan Medan Marelan, Kamis (05/02/2026).

Dalam peninjauan itu, Zakiyuddin didampingi oleh sejumlah pimpinan Perangkat Daerah terkait mengatakan bahwa kondisi TPA Terjun sudah cukup memprihatinkan. Jika dahulu tumpukan sampah hanya beberapa meter, kini tumpukan sampah yang telah menggunung itu sudah mencapai ketinggian 30 meter.

"Kondisi ini harus kita sikapi dengan serius, dengan menyiapkan pengelolaan sampah yang lebih modern,"kata Zakiyuddin.

Dalam melakukan pengelolaan sampah, bilang Zakiyuddin, Pemko Medan mendapat bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup. Dimana sampah yang jumlahnya mencapai 1.600 ton per hari ini akan dikelola menjadi energi listrik.

"Rencananya pemerintah pusat akan membuka pabrik disini untuk mengelola sampah menjadi energi listrik. Jadi dari sekarang kita mulai matangkan lahan yang luasnya sekitar 6 ha. Mudah-mudahan dengan berdirinya pabrik ini bisa mengurangi jumlah sampah di kota Medan," harap Zakiyuddin.

Meski pabrik pengelolaan sampah akan hadir, namun pria yang akrab di sapa Zaki itu menegaskan bahwa keberadaan pabrik saja tidak akan mampu mengatasi persoalan tumpukan sampah tanpa adanya peran serta dari masyarakat. Untuk itu dirinya mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah masing-masing dan membuang sampah pada tempatnya.

"Negara maju pun tidak akan selesai masalah sampahnya kalau masyarakatnya tidak ikut berbenah. Seberapa besar pun pabrik yang kita bangun, kalau masyarakat tidak memilah sampah dari rumah, ini tidak akan tuntas," tegasnya menghimbau masyarakat. (YP)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال