TMMD KE-127 Kodim 0207/Simalungun Resmi Dibuka (Foto: Ridho)
Simalungun, Sumol - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0207/Simalungun secara resmi digulirkan melalui upacara pembukaan yang khidmat dan penuh makna pada hari ini, Selasa (10/02/2026), pukul 09.00 WIB di Lapangan Kantor Bupati Simalungun, Jalan Lintas Siantar–Saribu Dolok, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya. Acara yang dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan ini bukan hanya sekadar pembukaan program, melainkan bukti nyata komitmen bersama dalam mengangkat derajat hidup masyarakat desa di seluruh Kabupaten Simalungun.
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Ahmad Saragih menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0207/Simalungun. Program TMMD ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat pembangunan pedesaan yang selama ini menjadi fokus utama kami," katanya.
Kegiatan Fisik dan Nonfisik
Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringga, S.Sos., M.M.A.S., M.Han. menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini dibagi menjadi dua tahap: Tahap Pra TMMD yang telah berlangsung dari 26 Januari hingga 9 Februari 2026, dan tahap pelaksanaan utama yang akan berjalan hingga 11 Maret 2026.
"Setiap tahap dirancang dengan cermat untuk memastikan program sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan memberikan dampak maksimal," ucapnya.
Program TMMD Ke-127 menyasar kebutuhan mendasar masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan fisik dan nonfisik . Diantaranya peningkatan kualitas badan jalan desa, pembangunan sistem drainase, pemasangan 5 unit sumur bor TNI AD Manunggal Air Bersih, renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan MCK umum, penanganan stunting melalui 200 paket bantuan berupa makanan bergizi dan pendampingan keluarga, serta penanaman 2.000 batang pohon sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan.
Hadir dalam kegiatan itu, unsur Forkopimda, jajaran TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, perwakilan perbankan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan khusus. Tingginya antusiasme kehadiran para pihak mencerminkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan kerja sama kolektif yang melibatkan seluruh komponen bangsa. (DHO)

