Seorang wanita meratap sambil memegang poster Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei saat ribuan orang berkumpul di Lapangan Enghelab di Teheran untuk demonstrasi pro-pemerintah setelah media pemerintah Iran mengkonfirmasi kematian Khamenei pada 1 Maret 2026 (Majid Saeedi/Getty Images)
Teheran, Sumol - Ayatollah Ali Khamenei dari Iran telah tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel, bersama dengan para pejabat keamanan utamanya, sementara Teheran berjanji untuk membalas dendam atas pembunuhan pemimpin tertinggi tersebut.
Kematian Khamenei merupakan kemunduran serius bagi Iran, di mana lebih dari 200 orang telah tewas dalam serangan di 24 dari 31 provinsi sejak Sabtu. Serangan balasan Iran menargetkan Israel dan negara-negara Teluk tetangga yang menampung aset militer AS.
Khamenei, 86 tahun, tewas dalam serangan di kantornya di Teheran. Putri, menantu, dan cucu pemimpin tertinggi itu juga tewas dalam serangan tersebut.
Iran telah memulai masa berkabung selama 40 hari setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan berkelanjutan oleh Amerika Serikat dan Israel, menurut media pemerintah Iran.
Para pejabat keamanan tinggi juga tewas dalam serangan hari Sabtu, bersama dengan putri, menantu, dan cucu Khamenei. Pembunuhan ini menandai salah satu pukulan paling signifikan bagi kepemimpinan Iran sejak revolusi Islam 1979. (UPL)

