Banjir di kawasan Letda Sujono menyebabkan kemacetan panjang hingga malam. (Foto : Ist)
Medan, Sumol - Hujan deras menyebabkan sejumlah kawasan di Medan kebanjiran. Kawasan Industri Medan (KIM) 2, Kawasan Jalan Brigjen Katamso dan pintu tol Letda Sujono hingga malam masih tergenang air dengan ketinggian 20-40 centimeter. Akibat banjir, sejumlah ruas jalan macet total.
“Peninglah lihat Medan ni, hujan deras langsung banjir. Yang dibangun entah apa-apa,” ujar Risma (35) warga Jalan Sei Belutu yang mengaku sudah satu jam kenderaannya tak bergerak karena banjir dan macet total keluar pintu Letda Sujono, Senin malam (07/09/2026) pukul 21.00 wib.
Kemacetan lalu lintas akibat banjir Kawasan Jalan Letda Sujono mulai dari keluar pintu tol hingga ke simpang Mandala, menimbulkan kemacetan di ruas jalan dari dan menuju Tembung maupun Kawasan Jalan Pancing. Kemacetan diperparah sejumlah kenderaan yang mogok akibat terendam air.
Di Kawasan Jalan Brigjen Katamso, meski luapan Sungai Deli sudah menyusut, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat 1.948 jiwa terdampak akibat bencana banjir yang melanda Kota Medan.
“Banjir di Medan mengakibatkan 482 rumah terdampak tersebar di tiga kelurahan yakni Kelurahan Sei Mati merupakan kelurahan yang paling terdampak dengan tercatat 275 unit, disusul Kelurahan Hamdan 127 unit dan Kelurahan Aur 80 unit,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati.
Air luapan merendam sejumlah permukiman warga hingga masuk ke dalam rumah. Sejumlah warga terlihat menyelamatkan barang dan memilih mengungsi sementara ke area yang lebih aman di pinggir jalan.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi kemacetan masih berlangsung di Jalan Letda Sujono Medan, (YP)

